mak ning

mak ning
Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Desember 2011

Tunjukkan Semua Kekuranganmu !!

Semua orang pasti punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Bener nggak ? Kalau salah brarti anda sudah ga waras :P. Normalnya orang akan bangga dan menunjukkan ke orang lain tentang semua kelebihannya. Sementara kekurangannya dengan sangat hati-hati akan ditutupi agar semua orang tidak mengetahui. Siapa sih yang tidak ingin menjadi orang yang sempurna ? Orang sempurna orang yang hanya memiliki kelebihan saja dan tidak memiliki satu kekurangan apapun. Setiap orang di dunia ini boleh bermimpi menjadi orang yang sempurna. Sayangnya mimpi semua orang di dunia harus sirna. Tidak ada manusia yang sempurna. Semua manusia pasti memiliki kekurangan.




Kenapa kita harus menutupi kekurangan kita ? Saya yakin jawaban mayoritas adalah karena tidak ingin malu diejek orang lain. Sekarang saya coba beri contoh. Seorang bayi yang bisa dibilang tidak memiliki kelebihan apapun dan memiliki banyak kekurangan. Tetapi anehnya bayi tersebut justru mendapat perhatian yang lebih dari orang lain. Bayi tidak dapat buang air sendiri. Ketika bayi buang air di celana, tidak ada seorang pun yang marah. Orang-orang justru membantu bayi tersebut untuk mengganti popok atau celananya.

Apa hubungan bayi dengan kehidupan kita ? Intinya kita harus seperti bayi yang dengan polosnya tidak menyembunyikan semua kekurangannya tetapi justru memamerkan semua kekurangannya kepada orang lain. Tunjukkan semua kekurangan kita kepada orang lain agar mereka mau membantu kita mengatasi kekurangan kita.


Contohnya anda adalah orang yang malas bangun pagi. Bilang saja kepada teman-teman anda kalau anda memiliki kelemahan tidak bisa bangun pagi. Efeknya anda jadi sering terlambat masuk kuliah pagi. Kalau teman anda sudah tahu kelemahan anda maka biasanya teman anda akan mengejek anda. Sebagai orang yang normal anda akan merasa malu karena diejek oleh teman anda. Karena tidak ingin malu lagi maka anda akan berusaha untuk bangun pagi setiap hari.

Opini dari saya. Mungkin agak aneh bagi kita semua. Tetapi semoga ada sedikit pelajaran yang dapat kita ambil.

Bingung ? YA NASIBMU !!

Rabu, 14 Desember 2011

Fakta Memalukan Di Lampu Merah

Lampu merah adalah hal sering kita temui apabila kita jalan-jalan memutari kota. Dengan adanya lampu merah keteraturan jalanan akan terwujud. Tidak akan ada kesemrawutan. Di kota-kota besar seperti Surabaya mungkin di setiap perempatan jalan kita akan menemui lampu merah. Maklum dengan volume kendaraan yang begitu besar memang diperlukan lampu merah untuk membantu tugas polisi lalu lintas.


Setelah hidup lebih dari 18 tahun di kota Surabaya tercinta, saya menemukan 1 fakta unik di lampu merah. Hampir di setiap lampu merah di kota Surabaya terdapat fakta tersebut. Faktanya adalah ketika lampu berubah menjadi hijau PASTI ada yang membunyikan klakson. Entah mengapa fenomena ini selalu saya temui ketika saya berada di lampu merah. Tak hanya di jam-jam padat saja, tetapi juga di jam-jam kosong. Lampu berubah menjadi hijau dan orang-orang pun seakan balapan untuk membunyikan klakson mereka. Saya sendiri tak tahu apa maksud mereka membunyikan klakson kendaraan mereka.

Anggap saja mereka ingin kendaraan yang berada di depan mereka segera melaju ketika lampu sudah hijau. Tetapi saya rasa itu tidak berguna.Secara logika kalau orang sudah tahu lampunya sudah hijau maka tidak perlu diperintah pun mereka akan melaju.. Mana ada orang yang senang berlama-lama di lampu merah -,-

Klakson sendiri diciptakan untuk memberi kode kepada seseorang bila akan terjadi suatu kecelakaan. Selama keadaan amana-aman saja seyogyanya kita tidak membunyika klakson kita. Bayangkan saja bila semua orang membunyikan klakson mereka di Surabaya yang panas dan macet. Pikiran kita yang lagi stres akan menjadi lebih stres mendengar bunyi klakson yang bersahut-sahutan.

Mulai sekarang marilah kita membudayakan tidak membunyikan klakson di lampu merah. Kasian kalau bunyi klakson kita semakin membuat orang stres. Apa gunanya membunyikan klakson di saat lampu berubah menjadi hijau ? Saya rasa tidak ada.

Demikian opini saya. Semoga tidak ada lagi yang membunyikan klakson di lampu merah.

Bingung ? YA NASIBMU !!

Selasa, 13 Desember 2011

Enaknya jadi orang BODOH

Mau IP lebih dari 3,5 ?
Mau jadi pemenang Olimpiade matematika tingkat internasional ?
Mau jadi profesor pemenang nobel ?

Siapa sih yang engga mau jadi seperti yang diatas ? Saya pun juga ingin jadi salah satu seperti yang di atas ^^
Sekarang saya balik

Mau jadi pengikut IP NASAKOM (Nasib Satu Koma) ?
Mau kuliah lulusnya molor ?

Saya yakin tidak ada orang yang mau jadi seperti yang saya sebutkan di atas. Begitu juga saya :))

Dalam contoh yang pertama mungkin itu adalah sebagin ciri-ciri orang yang kita sebut PINTAR.
Sedangkan dalam contoh yang kedua mungkin itu adalah sebagian ciri-ciri orang yang kita sebut BODOH.

Semua orang hampir pasti tidak ingin menjadi orang bodoh. Padahal menurut pandangan saya ada beberapa keuntungan yang dimiliki oarng bodoh. Berikut ini adalah beberapa keuntungan menjadi orang bodoh :
 
1. orang bodoh tidak pernah stres.
Ketika dosen memberi tugas yang amat sangat sulit dan anda tidak bisa mengerjakannya, bagaimana rasanya ? Pasti anda akan kepikiran. Mau makan kepikiran tugas, mau tidur pun kepikiran tugas juga. Pada akhirnya anda akan menjadi STRES. karena ada tekanan untuk mengerjakan tugas yang sulit tersebut. Bandingkan dengan orang bodoh. Sesulit apapun tugasnya orang bodoh tidak akan pernha kepikiran. Mereka berpikir "aku lho hanya orang bodoh. Maklum saja apabila aku tidak bisa mengerjakan tugas ini". Mereka pun bisa bebas melakukan aktivitasnya tanpa kepikiran tugas :))

2. orang bodoh adalah pengambil keputusan yang baik
Bayangkan anda ingin membangun sebuah usaha. Jika anda orang pintar, maka anda akan memperhitungkan semua resiko dengan sangat jeli. Jika saya membangun di kota maka akan blablabla, jika saya membangun di se desa maka akan blablabla. Karena setiap langkah ada resikonya maka anda mengurungkan niat untuk membangun sebuah usaha. Bandingkan dengan orang bodoh. Dia tidak mengenal apa itu resiko. Jika ingin membangun usaha maka dia akan langsung membangun usahanya tanpa harus takut resiko. Pada akhirnya si pinter tidak jadi membangun usaha dan si bodoh sukses dengan usahanya.

Itu adalah beberapa keuntungan menjadi orang bodoh. Setelah tahu enaknya jadi orang bodoh, apa masih ingin menjadi orang pintar ? Kalau saya pribadi saya tetap ingin menjadi orang pintar. Lantas mengapa saya menulis artikel ini ? Saya ingin menjadi orang pintar yang memiliki sifat-sifat orang bodoh seperti di atas.

Demikian opini gak jelas dari saya. Semoga membuka sedikit pemikiran anda :)
Bingung ? Ya NASIBMU !!

Minggu, 27 November 2011

Mahasiswa Patriot


Mahasiswa adalah seseorang yang sudah dianggap dewasa oleh masyarakat. Berbeda dengan siswa SMA yang masih dianggap sebagai remaja. Oleh karena itu mahasiswa harus memiliki beberapa sifat yang tidak dimiliki oleh siswa SMA. Sifat-sifat tersebut adalah pembeda antara mahasiswa dan siswa SMA. Sifat-sifat tersebut adalah prestatif, aktif, tanggap, kritis, visioner, dan tanggungjawab atau yang dapat disingkat menjadi PATRIOT.
            Prestatif. Tugas utama seorang mahasiswa adalah belajar. Tidak untuk hanya mengejar IPK yang tinggi. Tetapi juga untuk mengejar prestasi-prestasi yang lain. Masalahnya, sekarang mahasiswa dikatakan berprestasi apabila mempunyai IPK yang tinggi. Padahal hal itu tidaklah benar. Terlalu sempit apabila hanya IPK saja yang menjadi ukuran berprestasi atau tidak. Sebenarnya ukuran berprestasi atau tidak sangatlah banyak selain IPK. Pada intinya seorang mahasiswa dikatakan berprestasi apabila ia memiliki usaha yang lebih dibanding teman-temannya. Misalnya, si A dan si B adalah mahasiswa. Si A aktif dalam berorganisasi sedangkan si B tidak aktif dalam berorganisasi. Si B hanya kuliah pulang kuliah pulang saja. Ketika ada ujian ternyata nilai yang didapatkan A dan B sama. Maka kita dapat menyimpulkan bahwa A adalah mahasiswa prestatif. Dengan usaha yang lebih daripada B ternyata nilai yang A dapatkan sama. Padahal A harus membagi waktunya antara belajar dan berorganisasi. Sedangkan B waktunya hanya dihabiskan untuk belajar saja. Meski A tidak memiliki prestasi yang menonjol seperti juara olimpiade, kita tetap bisa menyebut A adalah mahasiswa yang berprestasi karena dia mempunyai usaha yang lebih daripada teman-temannya.
            Aktif. Mahasiswa yang hanya kuliah pulang kuliah pulang tidak akan mempunyai pengalam hidup yang berkesan. Mahasiswa haruslah menjadi mahasiswa yang aktif. Aktif dalam belajar maupun dalam hal berorganisasi. Ketika berorganisasi kita dilatih untuk aktif dalam menyampaikan pendapat kita. Memang terkesan sepele, namun sebenarnya menyimpan banyak manfaat. Di dunia kerja besok kita harus berani menyampaikan pendapat. Kalau tidak berani maka bisa-bisa karir pekerjaan kita tidak dapat meningkat alias stagnan.
            Tanggap. Sebagai mahasiswa kita haruslah peka terhadap lingkungan sekitar. Apabila terjadi perubahan dalam lingkungan, kita harus segera tanggap. Karena tanggap adalah suatu cara untuk beradaptasi terhadap lingkungan.
            Kritis. Peran dan fungsi mahasiswa ada 4 poin. Yaitu iron stock, agent of change, social control, dan moral force. Menjadi kritis adalah salah satu cara untuk mewujudkan peran dan fungsi mahasiswa poin social control. Apabila terdapat ketidakbenaran yang terjadi dalam masyarakat, seorang mahasiswa harus mengeluarkan sifat kritisnya. Mahasiswa harus berani protes. Apapun rintangan yang menghadang mahasiswa harus berani melancarkan protes. Hal itu sebagai bentuk tanggung jawab mahasiswa terhadap masyarakat. Bagaimanapun juga, karena masyarakat lah mahasiswa dapat kuliah dengan biaya yang terjangkau seperti sekarang. Oleh karena itu wajar apabila mahasiswa mempunyai tanggung jawab terhadap masyarakat yang telah membantu memberikan subsidi kepada mereka. Bila mahasiswa tidak bersifat kritis maka bisa dikatakan bahwa mahasiswa tersebut tidak berterima kasih kepada masyarakat yang telah membantunya.
            Visioner.Dalam menjalani hidup seseorang haruslah mempunyai visi yang jelas. Semua tindakan-tindakan dalam hidupnya harus berdasarkan visi yang mereka punya. Begitu pula dengan mahasiswa. Visi seorang mahasiswa haruslah jelas dan konkret. Contohnya adalah seorang mahasiswa yang memiliki visi untuk lulus dalam waktu 3,5 tahun. Dengan visi yang jelas tersebut, ia harus memiliki langkah-langkah atau strategi untuk mewujudkan visi tersebut. Strateginya antara lain harus belajar tiap hari. Memang mudah menentukan strategi yang cocok untuk mewujudkan visi, yang paling sulit adalah menemukan niat untuk melakukan strategi tersebut. Sebagus apapun strategi untuk mewujudkan visi tetapi tanpa adanya niat yang kuat sama saja bohong. Strategi tersebut tidak akan terlaksana. Cara menumbuhkan niat yang kuat adalah dengan membayangkan hal menyenangkan apa saja yang kita dapatkan apabila misi kita terwujud dengan baik.
            Tanggung jawab. Ciri-ciri orang yang telah dewasa adalah bertanggung jawab. Ketika kita masih kecil dahulu mungkin kita masih tidak memiliki tanggung jawab. Sekarang sudah berbeda. Kita sudah dewasa maka kita juga harus bertanggung jawab. Bertanggung jawab dala hal apapun. Apa yang kita perbuat kita juga harus berani mempertanggung jawabkannya. Kita berani untuk kuliah dan menjadi mahasiswa, maka kita juga harus berani bertanggung jawab. Tidak hanya bertanggung jawab kepada diri sendiri, tetapi juga harus bertanggung jawab kepada orang tua dan masyarakat. Orang tua yang telah bersusah payah mencari uang untuk membiayai kuliah kita. Masyarakat kecil seperti buruh, tukang becak, dan lainnya telah membayar pajak yang selanjutnya pajaknya untuk mensubsidi biaya kuliah kita.

Senin, 21 November 2011

Ternyata Banyak Berpikir Juga Bisa Membuat Orang Menjadi Bodoh

Lagi-lagi judul artikelnya membuat orang penasaran. Kalo anda engga penasaran kan gak jadi mengunjungi blog saya ini xD

Judul artikel kali ini serius. Bukan sekedar memancing pengunjung blog saja. Saya bisa mempertanggung jawabkannya kok ;)

Anda meminta artikel sumber judul artikel ini ? Oooo..h tidak bisa !! Kenapa ? Karena ini adalah opini saya, bukan sebuah fakta :P Kalau ingin tahu alasannya silahkan baca artikel ini sampai habis :)

Apabila kita memiliki sebuah masalah, tugas kuliah misalnya, jangan dipikirkan. Bingung ? Ya nasibmu !! Maksudnya jangan terlalu dipikirkan tugasnya. Cukup dikerjakan saja. Apasih untungnya memikirkan tugas-tugas yang menumpuk ? Memangnya kalau tugas dipikirkan terus-menerus tiba-tiba saja tugasnya bisa selesai dengan sendirinya ? Kita cukup berpikir ketika mengerjakan tugas itu. Janganlah kita berpikir terlalu dalam sebelum mengerjakan tugas itu. Banyak mahasiswa stres karena MEMIKIRKAN tugas yang menumpuk. Tapi hanya berhenti sampai memikirkan saja. Tidak dikerjakan sama sekali -,- Kan rugi sekali kalau kita jatuh sakit cuma gara-gara memikirkan tugas yang menumpuk.

Paragraf yang di atas kan cuma menjelaskan bahwa berpikir menyebabkan jatuh sakit. Lantas bagaimana penjelasan berpikir menyebabkan orang menjadi bodoh ? Daripada sulit untuk menjelaskan mending saya kasih contoh saja. Apabila kita diberi tugas yang banyaaaaaaknya minta ampun. Beberapa orang mungkin akan langsung berpikir bagaimana cara menyelesaikan tugas tersebut dengan cepat agar bisa selesai dengan tepat waktu. Mereka akan mencari cara yang tepat. Kesalahan yang fatal adalah ketika mereka hanya MERENCANAKAN saja. Berpikir, berpikir, dan berpikir tetapi tidak segera dilaksanakan. Mereka akan lupa bahwa deadline tugasnya telah habis namun mereka belum juga menyelesaikan tugas karena hanya berpikir saja. Nah, orang yang tidak mengerjakan tugas kan bisa dibilang orang yang bodoh. Jadi apabila orang terlalu banyak berpikir dia akan menjadi bodoh.

BINGUNG ? YA NASIBMU !!

KITA ADALAH KORUPTOR !!!

Kaget dengan judul di atas ?
Mau protes ?
Tunggu dulu. Simak alasan saya kenapa saya memasang judul begitu ;)

Pasti kita benci dengan yang namanya koruptor. Kerjanya hanya mengambil hak milik orang lain. Bisanya hanya menyengsarakan orang. Tanpa mempedulikan bagaimana nasib orang lain yang jadi korban mereka malah dengan santainya menghabiskan uang hasil korupsinya ke luar negeri.

Banyak tersangka koruptor sekarang yang mendekam di dalam penjara adalah anggota DPR. Padahal mereka kan wakil rakyat, lantas mengapa justru mereka sendiri yang menyengsarakan ? Ya tidak tahu lah. Saya sendiri uga bukan anggota DPR kok :D

Jangan terburu-buru mengutuk anggota DPR yang korupsi. Memang sih mereka salah . Tapi mari kita instropeksi diri terlebih dahulu. Mungkin saja kita juga berperan dalam membantu mereka korupsi. Lho ? bagaimana sih ??

Sudah menjadi tradisi rakyat Indonesia menyukai pemimpin yang tidak pelit uang terhadap rakyat. Mana ada sih rakyat yang suka dengan pemimpin yang jarang-jarang bagi rezeki ? Saya beri contoh terlebih dahulu. Apabila kampung kita membutuhkan dana untuk pembangunan saluran air salah satu solusinya adalah menyusun proposal meminta bantuan dana ke anggota DPR. Bila oleh anggota DPR proposal tersebut disetujui otomatis dana segar akan mengucur untuk kampung kita. Efek lainnya adalah kita pasti menganggap bahwa anggota DPR yang menyetujui proposal kita adalah orang yang baik hati dan tidak pelit. Kita juga akan menganggap bahwa dia adalah salah satu pemimpin yang cocok untuk menduduki jabatan tersebut. Kita akan selalu mengingat-ingat namanya untuk kita coblos lagi di periode selanjutnya

Padahal, pernah kah kita berpikir darimana dana itu berasal ? Mungkin saja dana itu adalah uang hasil korupsi. Jadi anggota DPR tersebut korupsi uang untuk disumbangkan kembali pada rakyat agar dia mendapat nama baik di hadapan rakyat. Kan gak masalah kalau uangnya kembali ke rakyat ?? Yang namanya korupsi apapun alasannya tetap salah om dan tante sekalian -,-"
Jika kita membantu seorang koruptor  maka kita sama juga dengan koruptor tersebut !!

Andai saja kita tidak menuntut anggota-anggota DPR untuk menyumbangkan sedikit uangnya, mungkin saja anggota DPR tersebut tidak akan melakukan korupsi. Beliau-beliau tidak akan terlalu sibuk untuk mencari pencitraan yang baik.

Sedikit opini gila dari saya. Semoga tidak ada yang bingung.

BINGUNG ? YA NASIBMU !!

Minggu, 13 November 2011

Andai Aku Jadi Presiden .....

Presiden. Siapa sih yang tidak kenal sosok presiden. Atau mungkin salah satu pembaca artikel ini tidak kenal siapa presiden kita sekarang ? kebacuuuuuut....

Mungkin ketika anak-anak TK diberi pertanyaan tentang cita-cita mereka di masa depan salah satu dari mereka akan menjawab ingin jadin presiden. Anak itu akan diberi applause yang banyak karena memiliki cita-cita yang tinggi dan sungguh mulia pula. Tapi ketika seorang mahasiswa diberi pertanyaan tentang cita-cita mereka, saya yakin sedikit sekali atau bahkan mungkin tidak ada yang bercita-cita menjadi seorang presiden. Saya ingat ketika teman saya bicara kalau dia ingin jadi presiden,dia langsung menjadi bahan olokan teman-temannya yang lain karena mereka menganggap cita-cita itu hanyalah sebuah mimpi belaka.

Lantas kenapa sekarang saya membuat artikel yang berjudul andai aku jadi presiden ? ya itu hanyalah sebuah mimpi dari saya. Mumpung mimpi masih gratis gaaaan. Kalo mimpi sekarang sudah bayar lebih baik saya tidak tidur agar tidak bermimpi wkwkw :D


Jika aku jadi presiden, yang pasti rakyat akan melakukan demo besar-besaran. Di negara mana pun, rakyat tidak akan pernah suka dengan presiden yang malas seperti saya. Bisanya hanya bangun, makan , dan tidur lagi. Kalau saja saya benar-benar jadi presiden, negeri ini bakal tidak terurus dengan baik mangkanya rakyat bakal mengadakan demo yang lebih besar dan lebih gila daripada demo tahun 1998.
Itu masih dari faktor malas. Belum lagi dari faktor-faktor lainnya. Anggap saja saya sudah bisa berubah menjadi seorang presiden yang rajin dan disiplin. Tetapi tetap saja saya adalah orang bodoh. Sekarang saja saya adalah seorang mahasiswa yang bodoh. Mendapat nilai 3 dari skala 1 sampai 10 adalah hal yang biasa bagi saya. Andai saya jadi presiden pasti keputusan-keputusan yang saya ambil adalah keputusan yang bodoh juga. Rakyat akan menjadi korban oleh keputusan bodoh saya. Saya ambil contoh kebijakan tentang subsidi BBM. Kalau pemerintah sekarang masih memberikan subsidi BBM kepada rakyat yang kurang mampu, saya justru akan menghapus subsidi BBM tersebut. Lantas bagaimana nasib rakyat kecil ? Apakah mereka tidak ada yang menolong ? Bodoh kan ? Ya itulah saya.
Presiden di negara manapun dituntut untuk menjadi orang yang disiplin waktu. Jadwal yang susah-susah disusun oleh ajudannya akan berantakan apabila seorang presiden bukanlah orang yang disiplin waktu. Andai aku jadi presiden, pemimpin-pemimpin negara lain pasti bakal kesal dengan sikap saya. Jadwal dialog dengan pemimpin negara lain adalah pukul sembilan pagi. Tetapi saya akan datang terlambat. Pastinya pemimpin negara lain tersebut akan mengira bahwa rakyat Indonesia adalah orang yang hobi terlambat semua.  Presidennya  saja terlambat, apalagi rakyatnya ?
Itulah sedikit gambaran-gambaran apabila saya menjadi seoarang presiden. Intinya orang seperti saya tidak cocok menjadi presiden. Masih banyak orang yang berkualitas dan lebih pantas menjadi presiden daripada saya. Oleh karena itu saya tidak akan mencalonkan diri menjadi presiden. Ayolah kita sebagai rakyat Indonesia mendukung presiden kita. Kalau bukan kita yang mendukung presiden Indonesia, lantas siapa lagi ? Apabila seorang presiden terus menerus dihujat rakyatnya pastilah presiden tersebut tidak dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Mari kita bersama-sama berusaha agar itu tidak terjadi di negeri Indonesia kita tercinta.

BINGUNG ? YA NASIBMU !!

Masih Perlukah Latihan Kepemimpinan ??

Jaman sekarang sering kita temui Latihan Dasar Kepemimpinan. Hampir tiap sekolah mewajibkan muridnya untuk mengikuti LDK. Alasannya klasik. Agar para siswanya bisa menjadi seorang pemimpin yang handal. Mungkin dipengaruhi oleh banyaknya pemimpin-pemimpin busuk di negeri ini jadi sekolah ingin siswanya agar tidak menjadi seperti pemimpin-pemimpin busuk itu.

Tak hanya di sekolah, di kampus pun masih sering mewajibkan para MAHAsiswanya untuk mengikuti LDK. Meskipun dengan nama yang berbeda tapi tetap saja intinya melatih kepemimpinan. Yang pasti ketika ingin mendaftar menjadi anggota Badan Eksekutif Mahasiswa pasti ditanyakan apakah pernah mengikuti LDK atau sejenisnya. Kalaupun tidak pernah ikut pasti syarat untuk mendaftar dengan mengikuti LDK tersebut. Diterima atau tidaknya tergantung nilai yang diperoleh ketika mengikuti rangkaian-rangkaian acara LDK

Memang, tidak ada salahnya mengikuti LDK. Mungkin tidak ada sisi negatifnya. Kita dilatih untuk berani berbicara di depan umum, memaparkan pendapat kita, dan melontarkan kritik yang baik dan sopan.

Tetapi ada satu hal yang mengganjal di hati penulis. Pertama kali penulis ikut rapat yang diikuti oleh banyak peserta, penulis kaget. Banyak orang dengan semangatnya berbicara di depan forum. Mereka berbicara panjang lebar. Mereka berbicara seakan-akan merekalah sang pemimpin forum. Memang tidak ada salahnya berbicara di depan forum. Tapi coba pikir, apabila semua peserta seperti itu, berlomba lomba menjadi seorang pemimpin forum. Apakah sebuah forum dapat berjalan dengan baik bila memiliki lebih dari 1 pemimpin forum ? Penulis sangat merasa kasihan kepada pemimpin forum yang sebenarnya. Dia berbicara lebih sedikit daripada pemimpin "jadi-jadian" itu. Sang pemimpin forum hanya bertindak seperti moderator. Ia hanya mengulang perkataan yang diucapkan oleh pemimpin "jadi-jadian" itu.


Apakah hal tersebut termasuk hal negatif dari LDK ? Penulis tidak berani menjudge demikian.

KAPAN DIADAKAN LATIHAN UNTUK MENJADI YANG DIPIMPIN SECARA BAIK ??

Sistem Informasi

Sistem Informasi. Apasih itu ? Itu adalah jurusan di mana saya kuliah :D
Gak pernah denger ya ? Memang saya memilih jurusan yang gak alay.Maksudnya ? Teman-teman sih bilang kalo alay adalah sesuatu yang hampir semua orang tahu. Kalo definisi alay begitu jadi jurusan Sistem Informasi tidak termasuk jurusan alay dong xD

OK sekarang adalah giliran yang serius. Sistem Informasi adalah salah satu jurusan di Fakultas Teknologi Informasi di ITS. Di SI kita mempelajari teknologi, bisnis, dan manajemen. Bisnis dan manejemen lah yang membedakan SI dengan informatika. Masih bingung ? Ya nasibmuu !!!

Saya mau menyoroti beberapa mata kuliah yang unik dari SI dan yang pasti membedakan SI dengan jurusan-jurusan yang lain di belahan dunia manapun (alay --"). Salah satu contoh mata kuliah yang unik adalah Ketrampilan Interpersonal. Selanjutnya saya sebut KI aja ya kasian penulis kalo ngetiknya terlalu panjang wkwkwk.

Gimana sih KI itu ? Menurut penulis sih mata kuliah KI seperti pelatihan di John Robert Power. Bingung ?? Ya nasibmuu !!

just kidding :P
bakal saya jelasin kok tenang saja. Intinya di KI kita melatih kemampuan softskill. Jangan lupa di dunia kerja softskill lebih diperlukan daripada hardskill lhooooo. Secara realnya kita diajari bagaimana membangun kerja sama dengan orang lain, bagaimana bersikap percaya diri, bagaimana berprilaku yang baik terhadap rekan bisnis, dan bagaimana bagaimana yang lainnya juga ;)

Kalau mau melihat bagaimana perkuliahan KI silahkan buka link www.facebook.com/interpersonale ;)
Ingat lho itu kuliah !! Bukan outbond !!

Ga penting banget ya ? Kalo ada yang bilang gitu silahkan datang ke saya biar nanti dia saya hajaaaaaaar >< enak saja menghina jurusan saya ><

Memang pertama kali ikut kuliah ini saya juga merasakan hal yang sama :p
tapi itu dulu. Sekarang sudah berubah pikiran kok. Bayangkan aja kalo selama 4 tahun kita kuliah dijejali dengan tugas-tugas teknik yang berhubungan dengan ngitung, ngoding, nggambar, dll bisa-bisa kita lupa bagaimana caranya tampil percaya diri. Kalo aja kita mau presentasi pekerjaan ke atasan tapi kita nggak pede ya siap-siap aja gagal pas presentasi. padahal sudah nyiapin bahan selama berminggu-minggu eh ternyata gagal gara-gara kurang pede :(

Penting banget kan ? MANGKANYA SEGERA PILIH SISTEM INFORMASI ITS SEBAGAI TEMPAT KULIAH KALIAN !!!!!!